Sejarah Riset Operasi

Istilah riset operasi pertama kali digunakan pada tahun 1940 oleh Mc Closky dan Trefthen di Bowdsey Inggris. Riset operasional adalah suatu metode pengambilan keputusan yang dikembangkan dari studi operasi-operasi militer selama Perang Dunia II. Banyaknya keberhasilan riset ini, menarik kalangan industriawan untuk membantu memberikan berbagai solusi terhadap masalah-masalah manajerial yang rumit. RO banyak diterapkan dalam menyelesaikan masalah-masalah manajemen untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi. RO sering disebut sebagai Manajemen Science.

Sumber lain menyebutkan bahwa riset operasi dimulai sejak revolusi industry dilakukan. Dunia usaha mengalami perubahan dalam hal ukuran (besarnya) dan kompleksitas organisasi-organisasi perusahaan. Bagian yang mengalami perubahan yang cukup menyolok adalah perkembangan dalam pembagian kerja dan segmentasi tanggung jawab manajemen dalam organisasiorganisasi tersebut. Disisi lain, organisasi-organisasi (perusahaan) pada saat ini harus beroperasi di dalam situasi dan kondisi lingkungan bisnis yang dinamis dan selalu bergejolak, serta siap untuk berubah-ubah.

Perubahan-perubahan tersebut terjadi sebagai akibat dari kemajuan teknologi yang begitu pesat ditambah dengan dampak dari beberapa faktor-faktor lingkungan lainnya seperti keadaan ekonomi, politik, sosial dan sebagainya. Perkembangan Kemajuan teknologi tersebut telah menghasilkan dunia komputerisasi. Buah-buah pembangunan telah melahirkan para pimpinan dan pengambilan keputusan, para peneliti, perencana dan pendidik untuk memikirkan serta memecahkan/menganalisis permasalahan, mengambil langkah-langkah dan strategi yang tepat serta target yang sesuai secara sistematis dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditentukan, yakni hasil yang memuaskan. Hasil yang memuaskan tersebut adalah hasil yang optimal yang berarti dampak positipnya maksimum dan dampak negatipnya minimum.

Pola berpikir, pola analisis dan pemecahan masalah, pola pengambilan langkah-langkah, serta pola penyusunan strategi dan target secara sistematis tersebut, disebut sebagai pola pendekatan ilmiah. Tim-tim riset operasi dalam lingkungan dunia bisnis ini menandai kemajuan teknik-teknik riset operasi. Sebagai contoh utama adalah metode simpleks untuk pemecahan masalah-masalah linear programming, yang dikembangkan oleh George Dantzig dalam tahun 1947. Disamping itu banyak peralatan-peralatan riset operasi standar, seperti linear programming, dynamic programming, teori antrian dan teori pengendalian persediaan telah dikembangkan sebelum akhir tahun 1950-an.

Sumber : http://adiwijaya09.student.ipb.ac.id/2010/08/31/sejarah-riset-operasi/

Iklan

Langkah – Langkah dan Analisis Riset Operasi

a. Identifikasi masalah

Penentuan dan perumusan tujuan yang jelas dari persoalan dalam sistem model yang dihadapi. Identifikasi perubah yang dipakai sebagai kriteria untuk pengambilan keputusan yang dapat dikendalikan maupun yang tidak dapat dikendalikan. Kumpulkan data tentang kendala-kendala yang menjadi syarat ikatan terhadap perubah-perubah dalam fungsi tujuan sistem model yang dipelajari.

b.Pembangunan/Penyusunan model

Memilih model yang cocok dan sesuai dengan permasalahannya. Merumuskan segala macam faktor yang terkait di dalam model yang bersangkutan secara simbolik ke dalam rumusan model matematika. Menentukan perubah-perubah beserta kaitan-kaitannya satu sama lainnya. Tetapkan fungsi tujuan beserta kendala-kendalanya dengan nilai-nilai dan perameter yang jelas.

c.Penyelesaian/Analisa model

Melakukan anlisis terhadap model yang telah disusun dan dipilih.
·  Memilih hasil-hasil analisis yang terbaik (optimal).
·  Melakukan uji kepekaan dan anlisis postoptimal terhadap hasil-hasil terhadap analisis    model.

d.Validasi/Pengesahan model

Analisis pengesahan model menyangkut penilaian terhadap model tersebut dengan cara mencocokannya dengan keadaan dan data yang nyata, juga dalam rangka menguji dan mengesahkan asumsi-asumsi yang membentuk model tersebut secara struktural (yaitu perubahnya, hubungan-hubungan fungisionalnya, dan lain-lain).

e.Implementasi hasil akhir

Hasil-hasil yang diperoleh berupa nilai-nilai yang akan dipakai dalam kriteria pengambilan keputusan merupakan hasil-hasil analisis yang kiranya dapat dipakai dalam perumusan keputusan yang kiranya dapat dipakai dalam perumusan strategi-strategi, target-target, langkah-langkah kebijakan guna disajikan kepada pengambilan keputusan dalam bentuk alternatif-alternatif pilihan.

Sumber Referensi :
https://bosangga.wordpress.com/2016/09/09/langkah-langkah-analisis-riset-operasi/

Model – Model Riset Operasi

Model adalah abstraksi atau penyederhanaan realitas system yang kompleks dimana hanya komponen yang relevan atau faktor yang dominan dari masalah yang dianalisis diikutsertakan. Salah satu pembentukan model adalah untuk menemukan variabel apasaja yang penting dan menonjol. Penemuan-penemuan variabel yang penting ini berkaitan erat dengan penyelidikan hubungan yang ada diantara variable.

Ada beberapa cara yang digunakan untuk mengklasifikasikan model salah satu cara yang umum digunakan adalah membedakannya kedalam jenis model yaitu :

  1. Model ikonik
    Suatu model yang digunakan atau mengandung karakteristik dan properti nyata dari suatu system yang dimodelkan. Salah satu contoh bentuk ikonik adalah pilot plan dari suatu pabrik.
  2. Mode Analog
    Suatu model yang menyajikan suatu analogi dari keadaan nyata. Tidak seperti model ikonik, model analog tidak harus sama dengan system yang disajikan. Salah satu contoh model adalog adalah histogram dimana panjang batang yang berbeda digunakan untuk menyajikan frekuensi relative dari beberapa macam kejadian.
  3. Model Simbolik
    Bentuk model yang paling abstrak dan biasa digunakan daam bidang riset operasional dan pada kenyataannya, riset operasional biasanya disinonimkan dengan suatu formulasi dan menggunakan suatu bentuk khusus dari model simbolik yang dsebut dengan model matematis. Model simbolik menggunakan huruf, angka, dan symbol yang lain untuk menyajikan karakteristik dan property dari suatu system yang dimodelkan. Contoh mode simbolik adalah persamaan, bagan, kalimat-kalimat tertulis.
  4. Model Matematis
    Ada dua bentuk model matematis yang digunakan dalam bidang riset operasional yaitu:
    a. Mode matematis deskriptif.
    Suatu model yang mendeskripsikan beberapa aspek dari system yang dimodelkan, seperti keadaan pada masa datang atau karakteristik operasi.b. Mode matematis normatif.
    Biasanya disebut dengan model dengan masalah pengambilan keputusan. Masalah pengambilan keputusan adalah masalah yang harus diputuskan oleh satu atau lebih pembuat keputusan.

    Referensi: Ayu, Media Anugrah. Pengantar riset operasional. Seri diklat kuliah. Universitas Gunadarma. 1993.

    Sumber : http://tugasuntukor2.blogspot.co.id/2010/01/model-dalam-riset-operasional.html

Alasan Kenapa Kamu Harus Beralih Dari Kopi Instan

Pada dasarnya segala sesuatu yang instan tidaklah baik terutama dalam hal makanan dan minuman. Karena dapat merusak tubuh apabila di konsumsi dalam jangka yang lama. Pertumbuhan kopi yang tinggi di Indonesia menyebabkan maraknya kopi instan merajalela di pasaran Indonesia. Kopi instan muncul pada first wave era ketika itu industri kopi sedang tergila – gila dengan sesuatu yang praktis dan mudah. Komposisi gula dan susu pada kopi instan lebih banyak ketimbangan kopinya, sehingga menutup kualitas asli kopinya. Berikut adalah beberapa alasan kenapa kamu harus beralih dari kopi instan.201502160819571

 

 

 

 

 

 

Kopi Instan Diolah dengan Tidak Alami

Kopi instan banyak mengandung bahan zat kimia yang berbahaya. Kopi instan diciptakan dengan sedemikian rupa sehingga dengan mudah untuk diseduh dalam waktu yang singkat. Dengan banyaknya zat kimia yang bercampur membuat kopi dapat bertahan secara waktu yang lama.

Kopi Instan Tidak Sepenuhnya Kopi

Kopi instan yang banyak beredar dipasaran tidaklah 100% mengandung kopi melainkan perasa yang mirip dengan kopi. Bayangkan biji kopi yang segar dan berkualitas tidaklah dijual murah berbeda dengan harga kopi instan yang telah diolah sedemikian rupa dan dikemas dengan baik dijual dengan harga yang sangat murah, menimbulkan tanda Tanya bukan? Ya sebenernya kopi instan yang selama ini kamu minum berasal dari biji kopi yang kurang baik. Lebih tepatnya kopi yang selama ini kamu minum adalah semacam perasa kopi bukan kopi.

Kopi Instan Tidak Membawa Kebahagian Dalam Menyeduh Sebuah Kopi

Dengan menyeduh kopi instan kamu tidak akan merasakan kebahagiaan dalam hal  proses menyeduh kopi. Mulai dari bermain dengan temperatur air, rasio, berbagai macam jenis kopi, serta menggunakan aneka macam alat manual brewing yang tentu saja akan menambah sensasi menyeduh sebuah kopi. Kopi instan bersifat praktis yang akan menghilangkan sensi menyeduh sebuah kopi.

Kopi Instan Tidak Dapat Di Eksplorasi

Kopi instan jelas hanya menyajikan satu rasa yang tidak dapat kamu jelajah lebih jauh, apa yang kamu seduh di kopi instan itu lah rasa yang akan selamanya ada pada kopi instan. Berbeda dengan kopi yang dihasilkan dari biji yang segar. Dengan kopi jenis ini kamu dapat mengeksplor lebih jauh cita rasa kopi dengan berbagai macam manual brewing. Bermain dengan tingkat kehalusan dapat juga merubah cita rasa yang ada. Berbagai jenis roasting juga dapat merubah rasa yang ada pada kopi.

CARA UNTUK MENIKMATI KOPI GELOMBANG KE 3

Perkembangan kopi di Indonesia menjadi pesat akhir – akhir ini. Kini banyak orang yang sudah beralih dari hanya menikmati kopi tubruk instan menjadi aneka kopi yang berasal dari mesin espresso.kopi-headerTapi dari sekian banyaknya orang yang sudah menikmati kopi sedikit di antaranya masih ada yang tidak peduli dengan semua proses dibalik secangkir kopi. Ada yang hanya ikut – ikutan trend atau bahkan yang hanya ingin sekedar selfie. Kabar baiknya banyak penikmat kopi pemula yang ingin menikmati kopi dengan level yang lebih tinggi. Seiring dengan perkembangannya, banyak dari pemula yang ingin tahu lebih dalam kopi yang diminumnya. Berikut adalah artikel yang untuk mereka yang ingin lebih tahu tentang fakta tentang kopi.

Arabika vs Robusta

Arabika dan Robusta adalah jenis kopi yang pada umumnya dan memiliki perbedaan. Arabika memiliki kadar kafein yang lebih sedikit dari pada robusta. Arabika adalah jenis kopi yang paling sering di konsumsi di dunia. Kopi ini bagus untuk peminum kopi pemula. Sementara robusta harganya lebih murah dibanding arabika dan rasanya cenderung lebih kuat dari pada arabika.

arabika vs robusta

 Tak Selamanya Kopi Pahit dan Hitam

Mindset orang Indonesia terhadap kopi kebanyakan adalah hitam dan pahit. Faktanya tidak seperti apa yang dibayangkan orang kebanyakan. Pada dasarnya kopi memiliki banyak cita rasa. Semua itu berdasarkan jenis penyangraiannya (Roasting). Roasting memiliki tiga jenis yaitu light, medium  dan dark. Semakin hitam kopi tersebut disangrai akan semakin pahit dan akan menghilangkan cita rasa yang seharusnya ada pada biji kopi tersebut.

sangrai

 Berbagai Macam Proses Pada Secangkir Kopi

Sebelum disajikan ada beberapa proses yang dilalui oleh biji kopi mulai dari petani yang memetik biji kopi, lalu memisahkan biji dari buahnya. Pada umunya ada beberapa proses pada tahap ini yaitu wet process, honey process dan dry process. Setelah biji terpisah dari buahnya maka biji yang masih mentah di jemur hingga kadar airnya berada di tingkat yang diinginkan. Lalu biji kopi atau biasa disebut green bean ini di sangrai, biasanya ada roaster yang mengolah biji green bean ini hingga ke level yang diinginkan. Setelah di sangrai biji kopi siap disajikan oleh barista menjadi minuman yang sempurna. Dengan berbagai macam manual brewing yang siap memanjakan anda.

Berbagai Macam Rasa Pada Kopi

‘Rasa’ yang dimaksud di sini adalah aftertaste. Aftertaste adalah rasa yang timbul atau rasa yang tertinggal di mulut setelah meminum kopi. Banyak berbagai macam rasa yang timbul dalam kopi dengan karakteristik yang berbeda berdasarkan metode manual brewing yang anda gunakan.

table rasaAda kopi yang aftertaste- nya cocoa, nutty, atau karamel. Semua aftertaste yang ada dipengaruhi dari kontur tanah, dari mana sebuah kopi itu berasal dan di mana kopi itu ditanam.

Mungkin ulasan tadi adalah beberapa cara untuk menikmati kopi yang lebih mendalam, selamat menikmati kopi anda!